SIDIMPUAN – Oknum Rektor Universitas Muhammadiyah
Tapanuli Selatan (UMTS) berinisial MP dituding telah melakukan plagiat
(penjiplakan,red) tesis Pembantu Rektor (PR) III UMTS Lazuardi MAg.
Tersis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam
menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis merupakan bukti kemampuan
yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu
bidang keilmuan dalam Ilmu Pendidikan.
Memuat...
Latest Post
20.51
SIDIMPUAN – Oknum Rektor Universitas Muhammadiyah
Tapanuli Selatan (UMTS) berinisial MP dituding telah melakukan plagiat
(penjiplakan,red) tesis Pembantu Rektor (PR) III UMTS Lazuardi MAg.
Tersis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam
menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis merupakan bukti kemampuan
yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu
bidang keilmuan dalam Ilmu Pendidikan.
Dilapor ke Poldasu – Oknum Rektor UMTS Dituding Plagiat Tesis PR III
Written By SIDIMPUAN ONLINE on Senin, 11 Agustus 2014 | 20.51
SIDIMPUAN – Oknum Rektor Universitas Muhammadiyah
Tapanuli Selatan (UMTS) berinisial MP dituding telah melakukan plagiat
(penjiplakan,red) tesis Pembantu Rektor (PR) III UMTS Lazuardi MAg.
Tersis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam
menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis merupakan bukti kemampuan
yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu
bidang keilmuan dalam Ilmu Pendidikan.
04.06
J-Torsa.Psp- Upaya melakukan perubahan status Universitas Graha Nusantara menjadi universitas negeri di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres).
Sebab proses sertifikat tanah pada lahan UGN seluas 40 hektare di Desa Tolang, Kecamatan Sipirok, telah dikeluarkan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Tapsel per tanggal 16 Juli 2014. Rektor UGN Psp Prof Dr Ir Erwin Masrul Harahap MS mengatakan, proses perubahan status UGN menjadi
PERUBAHAN STATUS UGN MENUNGGU PERPRES
J-Torsa.Psp- Upaya melakukan perubahan status Universitas Graha Nusantara menjadi universitas negeri di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres).Sebab proses sertifikat tanah pada lahan UGN seluas 40 hektare di Desa Tolang, Kecamatan Sipirok, telah dikeluarkan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Tapsel per tanggal 16 Juli 2014. Rektor UGN Psp Prof Dr Ir Erwin Masrul Harahap MS mengatakan, proses perubahan status UGN menjadi
04.04
JALAN BARU KOTA PADANGSIDIMPUAN, DTW LOKAL ATAU SEKEDAR TEMPAT RILEKS
J-Torsa.Psp- Pesona wisata lokal "jalan baru" yang berada di sekitar daerah Pudun Jae Padangsidimpuan Tenggara, 5 tahun terakhir ini, telah menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan.
Terlepas dari berbagai kontra versi pendapat tentang daerah tersebut, yang pasti daya tarik jalan baru bisa saja disebut sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) lokal atau hanya sekedar tempat rileks? Sebab,
sepanjang perjalanan sejarah, daerah-daerah tujuan wisata yang bersifat permanen? Sepertinya sulit ditemukan di kota yang sudah memiliki 200.000 jiwa lebih ini.
Terlepas dari berbagai kontra versi pendapat tentang daerah tersebut, yang pasti daya tarik jalan baru bisa saja disebut sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) lokal atau hanya sekedar tempat rileks? Sebab,
sepanjang perjalanan sejarah, daerah-daerah tujuan wisata yang bersifat permanen? Sepertinya sulit ditemukan di kota yang sudah memiliki 200.000 jiwa lebih ini.
04.02
J-Torsa.Psp- Di zaman akhir ini tanda-tanda hari kiamat sudah di depan mata kita. Cerita mengenai KEJUJURAN, kesetiaan nyaris terdengar sehari-hari di sekeliling kita. Bilakah sebenarnya kita tergolong kepada orang-orang yg jujur?..... Atau sekedar mengklaim diri demi menutupi sumpah semakin melimpah?
KETIKA SUMPAH BERUBAH DIRI MENJADI SAMPAH....APA YG TERJADI? SAPAI MAMAK UTOM
J-Torsa.Psp- Di zaman akhir ini tanda-tanda hari kiamat sudah di depan mata kita. Cerita mengenai KEJUJURAN, kesetiaan nyaris terdengar sehari-hari di sekeliling kita. Bilakah sebenarnya kita tergolong kepada orang-orang yg jujur?..... Atau sekedar mengklaim diri demi menutupi sumpah semakin melimpah?
Para Pelanggar sumpah memenuhi sudut-sudut ruang, celah-celah dan waktu. Seolah berdesak-desakan di semua strata, dari atas hingga bawah, dari yang berjas berkemeja bersafari rapi, yang bertelanjang dada, hingga yang bersih berjubah.
Dari yang berupa teks tertulis rapi, prosedur resmi, hingga ucap serapah yang MUTA JADI ASAL GRATIS. Atau yang dari yang diam-diam, sembunyi-sembunyi di balik kamar hingga yang terang-terangan, ditempat terbuka dan berjama’ah…..Na boo...dio dope Uting..?!!!
